PEREMPUAN DAN KEKERASAN
Perempuan merupakan sosok makhluk yang memiliki keistimewaan sendiri. Perempuan memiliki peran yang bertahap. Pertama sebagai anak dari orang tuanya. Setelah dewasa dan menikah, perempuan berperan sebagai istri dari suaminya, dan wajib baginya mematuhi dan mendahului suami daripada orang tuanya. Setelah mempunyai anak, perempuan berperan sebagi ibu yang akan mendidik dan merawat anak-anaknya.
Perempuan dan kekerasan merupakan masalah yang sering terjadi saat ini. Banyak pemberitaan di media yang memberitakan tentang kekerasan terhadap perempuan. Pembully-an di sekolah, geng ,kekerasan seksual, pelecehan, hingga kekerasan dalam rumah tangga selalu mengintai perempuan-perempuan, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Hal ini harus selalu di perhatikan supaya korban kekerasan menurun.
Menurut salim dalam KBBI (1991) istilah “kekerasan” bersalah dari kata “keras” yang berarti kuat, padat, tidak mudah hancur, sedangkan bila diberi imbuhan “ke” maka akan menjadi kata “kekerasan” yang berarti (1) perihal yang bersifat keras, (2) paksaan , (3) suatu perbuatan yang menimbulkan kerusakan fisik atau non fisik/psikis pada orang lain. Kekerasan menyebabkan kerugian baik materil maupun immaterial terhadap seseorang yang menjadi korban kekerasan. Penggolongan kekerasan terhadap perempuan dapat dibagi atas dua, yaitu kekerasan yang terjadi diruang publik dan kekerasan yang terjadi di ruang privat.
Kekerasan diruang publik adalah kekerasan yang terjadi menyangkut orang-orang yang ada diruang publik, tidak ada hubungan secara privat, atau lebih dikenal dengan kekerasan yang terjadi diluar rumah/keluarga, misalnya kekerasan seksual, pembully-an,kekerasan verbal, penindasan oleh geng atau kelompok tertentu, maupun kekerasan fisik. Sedangkan kekerasan privat adalah kekerasan yang dialami seseorang didalam rumah. Misalnya kekerasan fisik, seksual, verbal yang dilakukan seorang suami kepada istrinya, orang tua kepada anak, dan sebagainya. kekerasan itu banyak bentuknya. Bahkan bersiul untuk menggoda seorang perempuan juga sudah termasuk kekerasan. Apalagi kekerasan yang terjadi dengan kontak fisik.
Kekerasan terhadap perempuan terjadi karena beberapa faktor. Pertama faktor ekonomi. Kedua faktor lingkungan dan perubahan zaman, dan mmasih banyak lagi faktor lain yang mempengaruhinya.
Pencegahan kekerasan terhadap perempuan dapat dimulai dari diri kita sendiri. Kesadaran akan pentingnya menjaga diri, kesadaran untuk bisa memiliki rasa simpati dan empati terhadap lingkungan sekitar. Misalnya jika kita melihat seorang suami melakukan kekerasan terhadap istrinya, namun istrinya tidak mau melapor, kita bisa melaporkannya kepada pihak yang berwajib. Kita juga harus menghindari penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Misalnya dengan berpakaian sopan supaya tidak mengundang nafsu laki-laki melakukan pelecehan maupun kekerasan seksual kepada kita. Kita juga dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap perempuan dengan cara menanamkan nilai-nilai, dan memberikan pengetahuan kepada orang awam. Pemerintah juga sudah mencoba meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap perempuan dengan cara menerbitkan UU tentang kekerasan terhadap perempuan, dan menciptakan lembaga perlindungan perempuan. Namun, bagaimanapun juga usaha yang dilakukan pemerintah dan orang banyak, meminimalisir kekerasan terhadap perempuan harus dimulai dari kesadaran diri pribadi masing-masing.
Blog tentang apa saja yg terjadi, permasalahan , motivasi, dan yg berhubungan dengan birokrasi dan politik
Rabu, 02 Desember 2015
Kamis, 18 Desember 2014
new public management
New public
management
NPM
secara umum dipandang sebagai suatu pendekatan dalam administrasi publik yang menerapkan
pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam dunia manajemen bisnis dan
disiplin yang lain untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas kinerja pelayanan
publik pada birokrasi modern.
NPM adalah suatu sistem manajemen desentral dengan
perangkat-perangkat manajemen baru seperti controlling, benchmarking dan
lean management. Bagi yang lain, NPM dipahami sebagai privatisasi
sejauh mungkin atas aktivitas pemerintah.
New Public Management (NPM) merupakan sistem manajemen
administrasi publik yang paling aktual di seluruh dunia dan sedang
direalisasikan di hampir seluruh negara industri. Sistem ini dikembangkan di
wilayah anglo Amerika sejak paruh kedua tahun 80-an dan telah mencapai status
sangat tinggi khususnya di Selandia Baru. Perusahaan-perusahaan umum
diprivatisasi, pasar tenaga kerja umum dan swasta dideregulasi, dan dilakukan
pemisahan yang jelas antara penetapan strategis wewenang negara oleh
lembaga-lembaga politik (APA yang dilakukan negara) dan pelaksanaan operasional
wewenang oleh administrasi (pemerintah) dan oleh badan penanggungjawab yang
independen atau swasta.
Tema pokok dalam New Public Management ini antara lain bagaimana cara menggunakan mekanisme pasar dan terminology di
sector public. Bahwa dalam melakukan hubungan antara insansi-instansi
pemerintah dengan pelanggannya (costumer)
dipahami sama dengan proses hubungan transaksi yang dilakukan oleh mereka dunia
pasar (market place).dengan mentransformasikan kinerja pasar seperti ini maka
dengan kata lain akan mengganti atau mereform
kebiasaan kinerja sector public dari tradisi berlandaskan aturan (rule-based) dan proses yang
menggantungkan pada otoritas pejabat (authority-driven
processes) menjadi orientasi pasar (market-based),
dan dipacu untuk berkompetisi sehat (competition-driven
tactics).
Didalam
konsep New Public Management semua
pimpinan (manajer) didorong untuk menemukan cara-cara baru dan inovatif untuk
memperoleh hasil yang maksimal atau melakukan privatisasi terhadap
fungsi-fungsi pemerintahan. Mereka tidak lagi memimpin dengan cara-cara
melakukan semuanya sampai jenis pekerjaan yang kecil-kecil. Mereka tidak lagi
melakukan “rowing” menyapu bersih
semua pekerjaan. Melainkan mereka melakukan “steering” membatasi terhadap
pekerjaan atau fungsi mengendalikan, memimpin, mengarahkan yang strategis saja.
Dengan demikian, kunci dari New Public
Management adalah sangat menitikberatkankan pada mekanisme pasar dalam
mengarahkan program-program public. Pengaturan seperti ini termasuk upaya
melakukan kompetisi didalam instansi pemerintah dan unit-unit lintas batas bagi
sector organisasi yang berorientasi profit maupun nonprofit.
Konsep
New Publik Management ini dapat dipandang sebagai suatu konsep baru
yang ingin menghilangkan monopoli pelayanan yang tidak efisien yang dilakukan
oleh instansi dan pejabat-pejabat pemerintah. Dengan konsep seperti inilah maka
Cristopher Hood dari London School of Economic (1995) mengatakan bahwa New Public Management dalam birokrasi
pemerintah.
Untuk
mewujudkan konsep New Publik
Management dalam biokrasi public, maka diupayakan agar para pemimpin
biokrasi meningkatkan produktifitas dan menemukan alternative cara-cara
pelayanan public berdasarkan perpsektif ekonomi. Mereka didorong untuk
meperbaiki dan mewujudkan akuntabilitas public kepada pelanggan,meningkatkan
kinerja,restrukturisasi lembaga birokrasi public, merumuskan kembali misi
oerganisasi, melakukan steamlining
proses dan prosedur birokrasi,dan melakukan desentralisasi proses pengambilan
kebijakan.
Donald
kettle (2000) menyebutnya dengan “ the
global public management reform” yang memfokuskan pada enam hal berikut ini
:
1.
Bagaimana
pemerintah bias menemukan cara untuk mengubah pelayanan dari hal yang sama dan
dari pasar pendapatan yang lebih kecil
2.
Bagaimana
pemerintah bisa mengguanakan insentif pola pasar untuk memperbaiki patologi
birokrasi ; bagaimana pemerintah bisa mengganti mekanisme tradisional
“komando-kontrol” yang birokratis dengan strategi pasar yang mampu mengubah
perilaku birokrat
3.
Bagaimana
pemerintah bisa menggunakan mekanisme pasar untuk memberikan kepada warga
Negara (pelanggan) alternative yang luas untuk memilih bentuk dan macam
pelayanan public. Atau paling sedikit pemerintah bisa mendorong timbulnya
keberanian untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warganya.
4.
Bagaimana pemerintah bisa membuat program yang
lebih responsive. Bagaimana pemerintah bisa melakukan desentralisasi
responsibilitas yang lebih besar dengan memberikan kepada manajer-manajer
terdepan intensif untuk memberikan pelayanan.
5.
Bagaimana
pemerintah bisa menyempurnakan kemampuan untuk membuat dan merumuskan
kebijakan. Bagaimana pemerintah bisa memisahkan perannya sebagai pemberi
pelayanan sesungguhnya
6.
Bagaimana
pemerintah bisa memusatkan perhatiannya pada hasil dan dampaknya (output dan outcome) ketimbang perhatiannya pada proses dan struktur.bagaimana
mereka bisa mengganti system yang berorientasi pada proses dan struktur.
Bagaimana mereka bisa mengganti system yang menekan pada alur atas-bawah (top-down),dan system yang berorientasi
pada aturan (rule-driven systems) kepada
suatu sistemyang berorientasi pada alur bawah-atas (buttom-up) dan system beriorintasi hasil.
Sama
dengan pendapat kettl diatas jonathan boston (1991) menyatakan bahwa pusat perhatian dan doktrin new Publik Management itu intinya adalah sebagai berikut :
1.
lebih
menekankan pada proses pengelolaan (managemen) ketimbang perumusan kebijakan
2.
perubahan
dari penggunaan control masukan (input
control) ke pengguna ukuran-ukuran
yang bisa dihitung terhadap out[ut dan kinerja target
3.
devolusi
manajemen control sejalan bersama dengan pengembangan mekanisme system
pelaporan,mentoring dan akuntabilitas baru
4.
disagrerisasi
struktur birokrasi yang besar menjadi struktur instansi yang kuasai otonomi
5.
secara
khusus melakukan pemisahan antar fungsi –fungsi komersial dengan non komersial
6.
menggunakan
prefensi untuk untuk kegiatan prifat seperti prifatisasi,system kontrak sampai
dengan penggunaan system penggajian dan renumerasi yang efektif dan efisien
Referensi
Miftah
thoha ,Ilmu Administrasi Publik Kontemporer,
(Yogyakarta:Kencana, 2008),hlm.74-76
http://marshaayunitairawati.blogspot.com/2013/01/new-public-management_14.html
Sabtu, 29 November 2014
puisi Bintang
Bintang. . .
Begitu cantik dilangit kelam
Berkelap kelip memberi keindahan
Membuatku berani diwaktu gelap
Bintang. . .
Saat kupandangi begitu lama
Kuyakin bisa menggapaimu
Kuyakin mampu menangkapmu untuk menemani hari gelapku
Namun. . .
Mustahil!!!
Kutak bisa menggapaimu
Tangan ini terlalu pendek
Tangan ini terlalu rapuh untuk mempertahankanmu
Kuhanya bisa memandangimu nan jauh
Sebagai penenang hati
Pewarna kegelapan
Begitu cantik dilangit kelam
Berkelap kelip memberi keindahan
Membuatku berani diwaktu gelap
Bintang. . .
Saat kupandangi begitu lama
Kuyakin bisa menggapaimu
Kuyakin mampu menangkapmu untuk menemani hari gelapku
Namun. . .
Mustahil!!!
Kutak bisa menggapaimu
Tangan ini terlalu pendek
Tangan ini terlalu rapuh untuk mempertahankanmu
Kuhanya bisa memandangimu nan jauh
Sebagai penenang hati
Pewarna kegelapan
Annisa Aulia Putri
Jumat, 21 November 2014
hijab luar atau hijab hati?
cewek-cewek jaman sekarang tuh banyak yang hijab.hijab itu udah banyak macam-macamnya sekarang. mulai dengan banyak model hijab, sampai cara pasang hijab yang rumit itu.tapi umumnya mereka hanya menggunakan hijab itu sebagai trendy zaman sekarang,sedangkan mereka tidak paham makna hijab itu. ada juga yang bilang "hijab hati dulu baru hijab luar nanti".ada juga yang bilang gini "biarlah kita hijab diluar dulu,walau hati belum dihijab".jadi yang mana sebaiknya. saya akan mencoba memaparkan apa yang ada difikiran saya.cekidot....
hijab hati, berarti kita mencoba menjaga hati kita dari perbuatan-perbuatan terlarang Allah. kita melaksanakan perintah Allah,sedangkan hijab diluar, menutupi aurat supaya tidak terlihat bagi yang bukan muhrim.tapi tahukah anda bagaimana hijab yang dianjurkan agama.dalam surat an-nur ayat 31 yang artinya
"Hendaklah mrk menahan pandangannya,& kemaluannya,& janganlah mrk
menampakkan perhiasannya,kecuali yg (biasa) nampak drpdny.Dan HENDAKLAH MEREKA MENUTUPKAN KAIN KERUDUNG KEPARAS DADANYA".
sedangkan banyak yang ditemui sekarang, mereka berhijab, dengan lilitan phasmina yang cantik dikepala mereka,tapi dada mereka terbuka.percuma bukan berhijab yang seperti itu. dan kasus selanjutnya, mereka umumnya berjilbab, memakai sanggul tinggi-tinggi melebihi puncak gunung menyerupai punuk onta.
Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda”Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya,
1. Kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia [maksudnya penguasa yang dzalim],
2. dan
perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada
kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan.
Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok.
Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau
wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu
[jarak jauh sekali]”. (HR. Muslim dan yang lain)
disana dijelaskan kalau kepala-kepala yang menyerupai punuk onta itu jangankan masuk surga,mencium wangi surga pun diharamkan. tapi kenyataan yang ada sekarang adalah mereka berhijab tapi tidak menutupi semuanya. mereka berhijab tidak mengulurkan jilbab ke dada. dan yang paling penting, mereka berjilbab tapi kelakuan melebihi cewek2 yang tidak berhijab, jadi percuma mereka berhijab jika hanya untuk style.
sekarang kita bahas hijab hati.diluar aurat terbuka. tapi didalam hati yang dihijabkan. tetap melaksanakan perintah Allah,tetap patuh tapi tidak bisa menutup aurat. kalau orang2 ini dia merasa kalau cukup jaga aja ibadah kepada Allah. jaga perintah Allah. padahal Allah memerintahkan kita untuk menutup aurat.
jadi?
kalau mau beribadah kepada Allah itu ga bisa setengah2. semua berkaitan. berhijab diluar sesuai dengan perintah Allah, biarlah orang bilang katro, atau apalah.tapi jangan sampai merusak nama baik orang yang berjilbab dalam2 itu. berbuat sepantasnya sesuai perintah Allah. hijabnya luar dan dalam . itu baru oke namanya :)
semoga bermanfaat ;)
Langganan:
Postingan (Atom)
